Top 5 Destinasi Akhir Tahun di Aceh

Penutupan tahun 2017 tinggal menghitung hari. Sudah ada planning kemana liburan akhir tahun ini?

By Rahmat Aulia

Aceh sebagai kawasan paling ujung Indonesia layak menjadi salah satu “Best New Year Destination” Anda. Ada banyak sekali tempat wisata di Aceh yang tergolong masih original. Sebut saja objek wisata alam di Aceh Singkil, Dataran Tinggi Gayo dengan segala keindahan alamnya yang memukau dan ganasnya ombak Simeuleu menanti Anda yang mencintai surfing.

Top 5 destination akhir tahun berikut ini mungkin bisa membantu Anda yang sedang merencanakan liburan penutup tahun ini. Kami mengurutkannya berdasarkan jarak tempuh terdekat dari Kota Banda Aceh.

1. Pulo Aceh

A post shared by WZR (@mustawazirmustafa) on


Ingin menghabiskan akhir tahun tanpa hiruk-pikuk manusia? Pulo Aceh-lah tempat yang paling tepat. Pulo Aceh merupakan salah satu kecamatan di Aceh Besar dengan dua pulau besar; Pulo Breueh dan Nasi.

Di Pulo Aceh, Anda akan disuguhi indahnya pantai pasir putih, area memancing dengan berbagai jenis ikan dan menyusuri situs peninggalan Belanda, Mercusuar William’s Torrent III di Meulingge.

Di Pulo Nasi dan Pulo Breueh, Anda bisa melakukan kontemplasi. Menenangkan diri sambil flash-back apa yang sudah dilakukan setahun belakang. Di sini, sinyal hp lumayan susah dapatnya. Sehingga liburan Anda tanpa gangguan notifikasi dari WhatsApp, Instagram atau Facebook.

Menuju ke Pulo Aceh, Anda harus menyeberang via pelabuhan Ule Lheu menggunakan kapal motor penumpang. Sekali jalan biayanya Rp25.000 per orang.

2. Dataran Tinggi Gayo

A post shared by rahmat aulia (@rahmattaulia) on

Jika Anda ingin merasakan sensasi daerah pegunungan dengan alamnya yang masih asri, Dataran Tinggi Gayo adalah pilihan tepat. Gayo yang dimaksudkan di sini dimulai dari Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah (Takengon) dan Gayo Lues.

Selama ini, Gayo mulai diincar wisatawan. Dari ketiganya, Takengon paling banyak dikunjungi karena ada banyak pilihan aktivitas wisata di sana, sebut saja Danau Laut Tawar, Pantan Terong, Lomba Pacu Kuda, hingga mencicipi lezatnya lobster Laut Tawar.

Dari Takengon, Anda dapat melanjutkan trip ke Gayo Lues, melalui keindahan alam Pantan Cuaca, menempuh perjalanan di atas awan.

Sebelum tiba di Takengon, Anda akan terlebih dahulu menjumpai alam Bener Meriah. Di sini ada satu air terjun yang sangat bagus, Air Terjun Tansaran Bidin. Bener Meriah juga mempunyai gunung Burni Telong sebagai primadona. Pada musim-musim tertentu akan banyak ditemukan wisatawan mendaki berapi aktif ini.

Namun ada satu hal paling terkenal dari Gayo, kopi arabika. Di daerah inilah tumbuhnya salah satu komoditi kopi arabika terbaik di dunia.

Jarak dari Banda Aceh menuju Takengon lebih kurang 315 km atau 6,5 jam berkendara. Takengon menuju Gayo Lues 136 km atau 3,5 jam berkendara.

3. Tapak Tuan

Anda akan segera jatuh cinta dengan kota ini begitu menginjakkan kaki pertama kalinya. Ibukota Aceh Selatan ini terbentang di antara pesisir laut Samudera Hindia dan kaki bukit barisan.

Kota Tapaktuan punya beberapa objek wisata yang menarik disambangi. Sebut saja wisata Tapak Tuan Tapa yang telah melegenda se-antero Aceh. Wisata ini sarat akan nilai sejarah dan religiusitas. Sebuah tapak layaknya tapak manusia biasa namun berukuran sangat besar tergeletak di bibir pantai yang disinyalir milik Tuan Tapa.

Menurut cerita, Tuan Tapa sempat bertapa di sana dan melawan sepasang naga yang berseteru memperebutkan Putri Naga dengan orangtua aslinya yang sempat terpisah sejak bayi. Di kota penghasil pala dan nilam ini, ada beberapa situs lainnya yang juga merepresentasikan kisah Putri Naga.

Aceh Selatan dapat ditempuh dengan tur darat sekitar 10 jam berkendara dari Kota Banda Aceh.

4. Pulau Banyak

A post shared by Makmur Dimila (@makmurdimila) on

Pulau Banyak adalah gugusan pulau yang masuk dalam Kabupaten Aceh Singkil. Apa yang menarik dari Pulau Banyak ini? Jika Anda adalah Beach Maniac, maka datang ke Pulau Banyak wajib anda lakukan minimal sekali dalam seumur hidup.

Keindahan Kepulauan Banyak akan membuat Anda lupa waktu. Anda bisa mengelilingi beberapa pulau dalam sehari tur. Snorkeling, kayaking, diving, dan camping, merupakan beberapa aktivitas seru yang dapat dilakukan di Pulau Banyak.

Dari Kota Singkil Anda harus kembali menyeberang dengan ferry selama empat jam untuk tiba di Pulau Balai, sentralnya Kepulauan Banyak, sebelum menikmati wisata kepulauan.

Jarak dari Banda Aceh menuju Aceh Singkil kurang lebih 14 jam berkendara. Namun akan lebih dekat bila ditempuh dari Sumatera Utara, sekitar 6 jam.

5. Simeulue

Daerah kepulauan ini terletak di ujung selatan Aceh, dengan potensi bahari yang cukup besar. Simeulue terkenal sebagai surga bagi para peselancar dan penikmat lobster. Surfing, diving, dan snorkeling, beberapa aktivitas menarik yang wajib dilakukan di sana.

Pulau Simeulue juga memiliki banyak pantai berpasir putih dan memiliki ragam jenis ombak untuk berselancar. Jika Anda ke sana, akan mudah dijumpai surf camp untuk memanjakan para surfer dunia.

Simeulue juga sudah beberapa kali menjadi tuan rumah Aceh Surfing Internasional, dengan venuenya Pantai Nancala.

Kecuali itu, di Simeulue juga destinasi yang tepat untuk menikmati kuliner lobster dan olahan ikan segar. Bersantai pula di pantai-pantai eksotik seperti Pantai Pasir Tinggi, Pantai Ganting, Pantai Busung, dan Pantai Alus-alus.

Sudah siap liburan akhir tahun?[]

Photo Cover by Mustawazir