Ribuan Pengunjung Padati Piasan Seni

Foto: Humas Banda Aceh

Foto: Humas Banda Aceh

Banda Aceh – Ribuan pengunjung memadati arena Piasan Seni 2015 yang berlangsung di Taman Sari Banda Aceh. Pada malam kedua pengunjung dihibur oleh sejumlah seninan tampil di panggung utama.

Di antaranya tampil pada akhir acara The Prak Band. Penampilan band dikemas dengan komedian ini membuat penonton harus ketawa terpingkal-pingkal. Penonton pun kemudian merapat ke depan panggung utama.

Aksi jenaka vokalis The Prak Band, Muhammad Isa membuat pengunjung bersorak-sorai sambil tertawa komedian yang ditampilkan Muhammad Isa. Dia pun terus berinteraksi dengan penonton yang memadati depan panggung.

“Penonton… tepuk tangan buat Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) Banda Aceh yang telah menyelenggara piasan seni, tempat kita para seninan berkreasi,” teriak Muhammad Isa.

Sebelumnya juga tampil sejumlah seniman lainnya. Seperti Amoba Band membawakan yang mirip dengan gaya Aril Peterpen membawakan beberapa tembang.

Selian itu juga tampil di panggung utama dekat pintu masuk ke arena Piasan Seni Wiliam Band, music performing Khop Holy Door, Tari Rapai Geleng dari sanggar Cit Ka Geunta.

Kemudian ada juga Tari Ratoh Bantai persembahan dari Sanggar Leumpia, lalu tampil music dari Made In Made. Baru pada akhir acara tampil The Prak Band yang membuat penonton memadati panggung utama.

Sementara itu semua stand pada Piasan Seni 2015 ini membuat beragam kreasi seninya. Seperti terdapat pada stand Teater Rongsokan yang menampilkan aktor-aktor handal mereka.

Stand Theater Rongsokan pada malam kedua perhelatan Piasan Seni 2015 ini menampil seni peran dengan tema Orang Gila. Ada 5 aktor memeran orang gila dari berbagaimacam latar belakang sebab mereka menjadi gila.

Puluhan pengunjung langsung memadati stand Theater Rongsokan yang berada di sebelah kanan panggung utama. Pengunjung pun ikut terhibur dengan peran orang gila.

Pengunjung ada yang mengajak foto bersama dengan aktor-aktor orang gila. Aktor-aktor itu pun dengan setia melayani dengan khas orang gila untuk berselfie dengan pengunjung. “Malam ini kita ambil tema Orang Gila,” kata salah seorang anggota Theater Rongsokan, Nurul Hidayati Sardi, Selasa malam (15/9).

Kata Nurul, ini merupakan ibarat rumah sakit jiwa tempat berkumpul semua orang gila yang berbagaimacam latar belakang. Ada karena telah ditinggalkan pergi calon suami hingga gila, padahal hendak menikah. Ada juga gila akibat anaknya meninggal dunia.

Selain itu ada juga yang gila karena berkeinginan sekali menjadi anggota Tentara Negara Indonesia (TNI), perannya pria ini pun memegang sebatang kayu seolah-olah itu senjata. Dia pun berperan menembak setiap pengunjung yang datang.

“Inilah realita terjadi di tengah-tengah masyarakat, jadi mereka jangan kita tinggalkan dan jangan takut pada mereka,” ungkapnya. [AW|Ril]