Pemko Bitung Studi Banding ke Banda Aceh

Pemko Bitung
Banda Aceh – Kota Banda Aceh kembali jadi tujuan studi banding pemerintah daerah lain. Kali Pemerintah Kota Bitung, Sulawesi Utara yang berkunjung untuk melihat keberhasilan penerapan pelayanan informasi publik di jajaran Pejabat Pelayanan Informasi Dokumentasi (PPID) Banda Aceh.

Rombangan tim Pemko Bitung dijamu langsung Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs Zainal Arifin di rung rapatnya, Rabu, 21 Oktober 2015. Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Komunikasi Informasi Bitung, Drs Sikamang MAP mengapresiasi PPID Banda Aceh.

“Selama ini kami ketahui bahwa pengelolaan PPID Kota Banda Aceh sudah sangat maksimal sehingga mendapatkan berbagai macam penghargaan. Maka kami perlu untuk mengetahui lebih lanjut teknis pengelolaanya, nantinya apa yang telah kami dapatkan untuk segera kami terapkan di daerah kami,” katanya.

Wakil Wali Kota Banda Aceh, mengatakan setelah ditimpa musibah tsunami, Banda Aceh bangkit dan berkembang pesat. “Allah telah memberikan rahmat bagi Kota Banda Aceh yang akhirnya mampu berkembang seperti saat ini,” ujar Zainal.

Menurutnya komitmen pemerintah menjadikan Banda Aceh sebagai model Kota Madani merupakan langkah yang tulus dan serius. “Sehingga berbagai kegiatan yang kami lakukan, akan kami jadikan sebagai wujud mempercepat menjadikan kota ini sebagai kota yang Madani, tentu ini bukan hal yang mudah. Oleh karena itu butuh kebersamaan dan keikhlasan dalam membangun karakter masyarakat yang Madani.”

Ketua PPID Utama Banda Aceh, Muzakkir Tulot menambahkan, pendukung utama dalam menjalankan PPID adalah komitmen dari atasan yakni wali kota yang sangat mendukung keterbukaan informasi public, sehingga memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, dan apa yang dikerjakan pemerintah mudah diketahui masyarakat.

Menurutnya aplikasi PPID juga telah diadopsi oleh beberapa daerah lainnya, bahkan sudah mendapatkan banyak penghargaan. “Kita juga rutin menjalankan informasi dengan gampong (desa) dan saat ini kita juga selalu menjalankan Rakornis dengan PPID pembantu,” lanjut Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Banda Aceh ini.

Dalam pertemuan ini ikut hadir Kepala Dinas Pendidikan Olah Raga Banda Aceh Syaridin M.Pd, Ritasari Pujiastuti, Inspektur Inspektorat Kota Banda Aceh, Kabag Humas Pemko, Drs Marwan, Ketua Komisi Informasi Aceh (KIA) Afrizal Tjoetra, Kasubbag Hubungan Kelembagaan dan Media Center Bagian Humas Setdako Banda Aceh Mahdi Andela MM, serta perwakilan Ombudsman Aceh.

Hadir juga Sekretaris Dishubkominfo, Bustami SH, Kabid Komtel Jailani S Sos, Kabid PSI T Taufik, dan Raja Maghfirah, Kasi Sarana Komunikasi dan Asisten Pemerintahan Bachtiar Ssos. [SM]