Wisata dan Kopi Aceh di Deep and Extreme Indonesia 2015

Foto: Disbudpar Aceh

Foto: Disbudpar Aceh


Jakarta – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh bersama dengan Pemerintah Kota Sabang, BPKS dan Pemkab Aceh Tenggara mempromosikan pariwisata bersama di Deep and Extreme Indonesia 2015. Even digelar di Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Center (JCC), DKI Jakarta, dari 30 April hingga 3 Mei 2015.

Pameran ini diikuti oleh berbagai pelaku pariwisata/operator tujuan wisata petualang, perusahaan/asosiasi profesional dan organisasi olah raga selam/outdoor dan ekstrim lainnya.

Stand Aceh sendiri yang didominasi dengan tampilan gambar berlatar belakang wisata petualangan yang bersifat “deep dan extreme” mengikutsertakan beberapa operator wisata petualangan yang ada di Aceh. “Untuk Aceh yang diwakili melalui Disbudpar kita ikutsertakan beberapa tour operator seperti Monster Dive, Scuba Weh, Pade Dive Resort, Pulau Weh Resort, Pasir Putih, Putri Sepakat, Aceh Explorer dan Zalyan Travel,” ujar Kepala Disbudpar Aceh, Reza Fahlevi, Sabtu 2 Mei 2015.

Menurutnya keikutsertaan beberapa operator ini, selain mewarnai penampilan stand atau booth Aceh, juga memberikan kesan unik dan menarik. Berikutnya menjadi wadah untuk mempromosikan berbagai potensi wisata Aceh melalui penjualan paket-paket wisata Aceh, khususnya yang berbasis “deep dan extreme”.

Partisipasi Aceh dalam pameran ini dinilai penting, tidak hanya untuk mempromosikan provinsi inj sebagai daerah tujuan wisata yang aman, nyaman dan menarik dengan berbagai potensi wisata alam dan budaya. Tapi, lanjut Reza, juga memperkenalkan berbagai paket wisata menarik dan membangun kerjasama antar biro perjalanan wisata.

Sementara itu, Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani menambahkan, selain menawarkan paket wisata khusus, stand dari Aceh juga menyuguhkan kopi Aceh kepada pengunjung. “Selain melihat paket wisata deep and extreme yang ada di Aceh, disini pengunjung juga bisa menikmati langsung minuman kopi khas yang diproses secara langsung melalui mesin roasting yang menggunakan bubuk kopi Aceh yang berkualitas,” pungkasnya. [SM]