ESAI: Geliat Kota Zikir

Satu atraksi wisata religi di Banda Aceh yang menarik diikuti: zikir akbar setiap Kamis malam.

Teks & Foto by Mustawazir

Banda Aceh sebagai The World Islamic Tourism yang dijalankan semenjak 2015 semakin bergeliat dengan semangat baru “Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah”. Setiap Kamis malam (Aceh: malam Jum’at) akan ada rutinitas zikir bersama majlis di beberapa masjid.

Masjid Raya Baiturrahman selalu bergema oleh majlis zikir saban Kamis malam. Belakangan, zikir akbar makin digalakkan di ibu kota provinsi berjuluk Serambi Mekkah. Beberapa waktu lalu, tepatnya dalam rangka memperingati tahun baru Islam, 1 Muharam 1439 H, Pemerintah Kota Banda Aceh mengadakan zikir akbar yang dinamai Rateb Siribee.

Seribuan jamaah zikir memadati lapangan Blang Padang. Acara berlangsung khidmat meskipun hujan sempat turun di awal zikir. Namun jamaah zikir tetap mengikuti zikir seraya memayungi diri dengan terpal hingga acara usai. Zikir dipimpin Tgk Syukri Daud (Abu Pango), Pimpinan Dayah Raudhatul Hikmal Al-Waliyah, Pango. Diisi pula tausiah agama yang disampaikan oleh Tgk Muhammad Hatta.

Walikota Banda Aceh merencanakan pengadaan zikir rutin di Kota Banda Aceh di bawah Majelis Zikir Kota Gemilang dan akan dibangun sebuah tempat khusus untuk berzikir.

Sementara ini, jika ingin merasakan langsung syahdunya zikir akbar dan kajian agama, Anda boleh mengikuti zikir rutin setiap Kamis malam di Masjid Raya Baiturrahman, yang dipimpin oleh Tgk. Samunzir bin Husein alias Syaikh Muda. Selain zikir, acara yang difasilitasi Majlis Zikrullah Aceh ini juga disertai dengan Yasinan dan pengajian agama.[]

zikir akbar banda aceh

Pembukaan zikir akbar 1 Muharam 1439 H

zikir akbar banda aceh

Tak lama usai pembukaan, hujan turun.

zikir akbar banda aceh

Terpal sebagai pengganti payung.

zikir akbar banda aceh

Dua jamaah perempuan menghindari guyuran hujan.