Museum Aceh #Historical

Masuklah ke museum ini bila anda ingin mengetahui sejarah dan kebudayaan Aceh.

By Rahmat Aulia 

Museum Aceh menawarkan anda dokumentasi dan informasi tentang keunikan dan kehebatan Aceh. Anda bisa melihat koleksi-koleksi Aceh tempo dulu, seperti numismatika dan heraldika, yaitu mata uang dan alat tukar yang sah serta tanda jasa seperti cap kerajaan dan lambang-lambang. Ada juga koleksi naskah kuno yang ditulis tangan, alat pecah-belah terbuat dari keramik, alat-alat perang tempo dulu seperti rencong dan meriam, peralatan rumah tangga khas, dan arsip budaya. Tidak hanya itu, di Museum Aceh anda bisa mengabadikan foto berlatar belakang Rumoh Aceh (rumah  tradisional Aceh), Lonceng Cakra Donya yang merupakan replika hadiah dari Laksamana Chengho, serta berbagai alat perang dan perkakas di area museum.

Baca juga: Museum Tsunami

Museum Aceh terletak di Jln. Sultan Alaidin Mahmudsyah, Banda Aceh. Tidak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman. Museum ini didirikan pada masa pemerintahan kerajaan Hindia Belanda. Museum yang berbentuk Rumah Aceh ini diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Sipil dan Militer Aceh jenderal H.N.A. Swart pada tanggal 31 Juli 1915. Sekarang Museum Aceh tersebut dikelola oleh UPTD Museum Aceh, dibawah Dinas kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Anda dapat menemukan informasi detail mengenai museum ini di halaman resminya, Museum Aceh.[]

Foto Cover by Mustawazir