MTQ, Ajang Mencetak Generasi Qurani di Kota Gemilang

Dalam ajang ini para peserta menunjukkan kemampuan dalam sembilan cabang perlombaan, yaitu Tilawah, Tartil dan Cacat Netra (Canet), Qira’ah Sab’ah, Tahfiz Quran, Syarhil Quran, Tafsir Quran, Khattil Quran, Fahmil Quran, dan Madrasah Menghafal Quran.

Para peserta dari Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kecamatan Lueng Bata bersorak gembira. Ucapan syukur tak henti-hentinya diucapkan. Betapa tidak, malam itu, Minggu, 23 September 2018, Kecamatan Lueng Bata diumumkan sebagai peraih Juara Umum MTQ ke-35 Kota Banda Aceh.

Mereka berhasil mengumpulkan poin tertinggi sebanyak 82 poin, dengan rincian 65 poin dari 13 peserta yang berhasil meraih juara I, 12 poin dari empat peserta yang meraih juara II, dan lima poin dari lima juara III.

Wali Kota Banda Aceh, H. Aminullah Usman menyerahkan langsung piala bergilir kepada Camat Lueng Bata Mustafa, di panggung utama halaman Masjid Baitul Musyahadah (Masjid Kupiah Meukeutop) di Jalan Teuku Umar Banda Aceh.

Sementara Juara II diraih Kecamatan Syiah Kuala dengan total poin 72, diikuti tuan rumah Kecamatan Banda Raya di posisi ketiga dengan total 49 poin. Sedangkan juara umum MTQ sebelumnya, Kuta Alam, harus puas berada di posisi IV dengan perolehan poin 41.

Ribuan masyarakat dari seluruh penjuru Kota Banda Aceh memadati halaman Masjid Baitul Musyahadah. Mereka bertepuk tangan saat panitia mengumumkan para juara. Beberapa warga terlihat girang ketika anak-anaknya masuk dalam daftar juara.

MTQ merupakan event dua tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kota Banda Aceh. Para peserta merupakan perwakilan terbaik dari setiap kecamatan mulai dari tingkat anak-anak hingga dewasa.

Para peserta yang ikut dalam MTQ tingkat kota ini, terlebih dahulu mengikuti MTQ di tingkat kecamatan masing-masing. Para pemenangnya diikutkan dalam kompetisi tingkat kota.

Dalam ajang ini para peserta menunjukkan kemampuan dalam sembilan cabang perlombaan, yaitu Tilawah, Tartil dan Cacat Netra (Canet), Qira’ah Sab’ah, Tahfiz Quran, Syarhil Quran, Tafsir Quran, Khattil Quran, Fahmil Quran, dan Madrasah Menghafal Quran.

Wali Kota dalam sambutannya mengajak warga Banda Aceh menjadikan ajang MTQ sebagai momentum kebangkitan generasi qurani yang gemilang di kota ini. Selain itu warga Banda Aceh diharapkan menjadi masyarakat kota yang berpedoman kepada Alquran di tengah derasnya arus globalisasi saat ini.

“Menjadi tugas kita semua, para orang tua, guru, dan masyarakat di gampong-gampong untuk mendorong anak-anak kita belajar Alquran, memahami, dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga ke depan lahir generasi gemilang yang selalu berpedoman pada Alquran,” ujar Wali Kota Aminullah.[]

 

Laporan : Munawar Hafizhi

Fotografer : Mustawazir