Berkunjung ke Nusa

Ingin melihat kehidupan masyarakat Aceh yang sesungguhnya? Datanglah ke desa ini.

By Rahmat Aulia

Hijau, tenang, asri dan rapi adalah gambaran keseluruhan dari Gampong Nusa Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Sebuah desa wisata di pinggiran Kota Banda Aceh.

Ketika masuk pertama kali ke Gampong Nusa mungkin kesannya akan biasa saja, seperti layaknya gampong-gampong di Aceh lainnya. Tapi saat masuk lebih dalam lagi, akan terasa sensasi berbeda.

Dari pintu gapura hingga ke ujung desa, setiap kali berpapasan dengan tamu, mereka akan dengan sigap menebarkan senyum terbaiknya. Seolah-olah masyarakat di sini sudah di-setting untuk tersenyum kepada setiap pengunjung. Nyatanya itu bukan dibuat-buat.

Masyarakat Gampong Nusa memang sudah mencapai tingkatan sadar wisata. Masyarakatnya ramah. Alamnya indah. Budayanya kuat. Dan lingkungannya bersih.

gampong nusa

View dari perbukitan di Gampong Nusa. Photo: gampongnusa.com

Kiri kanan rumah tidak ditemui lagi sampah plastik bertebaran, daun meranggas yang tidak disapu, atau botol minuman bekas yang menyesaki sudut-sudut desa. Segala potensi itu membuat Gampong Nusa memang pantas jadi desa wisata.

Jarak dari Banda Aceh menuju Gampong Nusa sekitar 13 km. Dua puluh lima menit berkendara dengan kecepatan standar. Akses menuju gampong ini sangat mudah karena letaknya di samping jalan raya lintas Banda Aceh-Meulaboh. Jika Anda bergerak dari Banda Aceh maka Gampong Nusa letaknya di sebelah kiri jalan, tepat setelah Lembaga Permasyarakatan (LP) Lhoknga.

Baru-baru ini, saya menyaksikan Festival Gampong Nusa 2017. Acara ini rutin digelar sejak 2007. Seiring waktu, festival ini semakin berkembang baik.

Selama Festival Gampong Nusa, 2 – 10 Desember 2017, banyak wisatawan hadir. Mereka menyaksikan berbagai kegiatan yang dikemas dengan tema “The Power of Village”. Di antaranya karnaval diikuti oleh anak-anak se-Kecamatan Lhoknga, lomba memancing, Nusa Awards, pameran hasil kerajinan warga, meuramien di hamparan sawah dan meuramien 1001 pizza Aceh.

Ada dua kegiatan yang tak pernah berubah sejak 2007 hingga saat ini. Nusa Karnaval dan Nusa Awards. Paling menarik adalah Nusa Awards. Karena kegiatan ini dikelola oleh anak-anak usia SD dan SMP.

Anak-anak yang terdiri sekitar 20 orang membentuk sebuah kepanitiaan khusus. Nantinya mereka menjadi juri dan sekaligus menetapkan kategori apa saja yang akan diberikan awards-nya.

Kategorinya unik-unik: misal ada “orang yang paling disegani di gampong”, “rumah atau dusun terbersih”, “orang terlucu di gampong”, dan berbagai kategori lainnya. Kategorinya terus berubah setiap tahun karena panitianya dan kondisinya juga berubah.

Jika menengok ke belakang, awal mula lahirnya program Nusa Festival ini berangkat dari semangat mengembalikan nilai ke-Aceha-n masyarakat Gampong Nusa. Orang Aceh dulunya dikenal sebagai masyarakat yang pemurah, bekerja tanpa pamrih dan semangat swadayanya tinggi.

Namun usai tsunami meluluh-lantakkan Aceh, bantuan berdatangan tak henti-hentinya. Nilai ke-Aceh-an tersebut seolah pudar bagai ditelan gelombang tsunami itu sendiri.

“Setelah Tsunami, masyarakat Aceh jadi berubah. Semua kegiatan yang dulunya dilakukan dengan swadaya maka setelah tsunami tidak lagi. Ketika diajak rapat atau membantu sebuah kegiatan masyarakat akan bertanya apakah mereka akan dibayar?

“Jika dibayar mereka akan ikut dan begitupun sebaliknya. Berangkat dari situlah kita tergerak untuk mengembalikan nilai-nilai ke-Aceh-an yang dulu pernah ada. Kita berusaha untuk menyadarkan masyarakat bahwa orang Aceh dan kita dulunya tidak seperti ini,” tutur Rubama, salah satu tokoh penggerak Gampong Nusa.

Sekarang nilai-nilai tersebut telah kembali. Setiap ada kegiatan gampong, masyarakat dengan sukarela menyumbangkan berbagai macam keperluan semampunya. Akibatnya, dalam beberapa tahun terakhir, banyak turis asing mengunjungi Nusa.

Wisatawan biasanya menginap di rumah warga, makan masakan tradisional, ikut turun sawah jika sedang musimnya, atau ikut belajar tarian Aceh bersama anak muda desa. Selain itu, desa ini juga tak jauh jika pelancong ingin berwisata ke Pantai Lampuuk atau Pantai Lhoknga.

Jika Anda ingin merasakan langsung bagaimana wajah desa seungguhnya, maka datanglah ke Gampong Nusa.[]

Photo Cover by Mustawazir