1001 Kupi Khop di Banda Aceh Coffee Festival 2018

Kupi khop merupakan salah satu varian kopi khas Aceh yang sudah ada sejak lama.

Ada yang unik di pengujung perhelatan Banda Aceh Coffee Festival 2018, Senin, 17 Desember 2018. Sore itu, sebanyak 1001 kupi khop dibagikan secara gratis kepada pengunjung. Kupi khop merupakan salah satu varian kopi khas Aceh yang sudah ada sejak lama.

Kopi ini disajikan dalam gelas kecil yang dibalik. Ada dua cara menikmati sajian kupi khop, pertama langsung menyeruput melalui piring kecil, cara lainnya ialah melalui sedotan. Kalau dengan sedotan, Anda harus meniup terlebih dahulu agar kopinya merembes keluar.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan, banyaknya penjual kopi di Aceh turut menghasilkan banyak varian kopi yang memiliki cita rasa tersendiri. Tak hanya itu, kupi khop dengan penyajian dan cara minumnya yang berbeda juga menjadi daya tarik bagi pelancong dan penikmat kopi.

“Melalui acara (Festival Kopi) ini, kita ingin memperkenalkan kopi Aceh pada dunia. Kita juga berharap berbagai pihak turut mempromosikan kopi di Banda Aceh,” kata Aminullah saat menutup Banda Aceh Coffee Festival 2018.

Warung kopi di Banda Aceh terdapat hampir di setiap sudut kota. Masing-masing warung kopi memiliki desain dan produk yang berbeda sebagai penawar bagi pengunjung yang jemu dengan warung dan produk kopi biasa. Jika Anda ingin menikmati kupi khop, Anda bisa datang ke kawasan Batoh, di sana ada warung kopi yang menyediakan kupi khop. Kupi khop sendiri memiliki berbagai varian seperti robusta, sanger, dan bisa sajikan panas atau dingin.

“Minuman kopi ini juga bisa untuk menggaet wisatawan. Selain kekayaan kuliner, destinasi alam, cagar budaya, dan situs sejarah, kita juga punya kopi untuk gaet wisatawan,” ujar Aminullah.

Kupi khop menjadi tradisi minum kopi di Aceh yang ingin dilestarikan melalui festival kopi kali ini dengan cara membagikan 1001 kupi khop gratis. Kupi khop berasal dari bahasa Aceh yang artinya terbalik atau ditelungkupkan.[]

Laporan : Munawar Hafizhi

Fotografer : Mustawazir