Tari Tradisional Dari Daerah Aceh Yang Paling Terkenal Adalah?

0 Comments

Tari Tradisional Dari Daerah Aceh Yang Paling Terkenal Adalah
Indonesia memiliki beragam budaya dan kesenian salah satunya provinsi Aceh. Provinsi di ujung atas pulau Sumatra ini memiliki tarian tradisional yang tersebar di beberapa daerah. Mengutip Media.acehprov.go.id, provinsi Aceh mempunyai 184 tarian tradisional yang tersebar di kota dan kabupaten.

Tarian Aceh ini memiliki gerakan dan keunikan masing-masing. Tarian Aceh yang terkenal adalah tari saman yang dikukuhkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Mengutip dari Seminar Nasional Forum Asosiasi Prodi Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik Indonesia (AP2SENI) 2015, tari saman Gayo diciptakan ulama besar Syekh Syaman.

Tari saman merupakan tarian yang mengandalkan tepuk tangan ke paha sambil bernyanyi. Saman dilakukan secara berkelompok. Tarian ini dimaknai pemahaman ajaran Islam pada masyarakat Aceh. Tari saman termasuk tarian hiburan untuk merayakan upacara adat seperti hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, sunatan, dan menyambut tamu kenegaraan.

Apakah nama tarian daerah yang terkenal dari daerah Aceh?

Nasional Beberapa Tarian Tradisional Dari Aceh 30 April 2022 – 06:49 WIB Tribratanews.polri.go.id – Tari menjadi seni pertunjukan dari gerakan-gerakan yang selaras dengan musik pengiringnya. Tari tradisional merupakan tarian perwujudan budaya di suatu daerah. Indonesia sendiri memiliki lebih dari 300 jenis tari tradisional di berbagai daerah.

Salah satunya Aceh. Jumat, (29/4/22). Aceh adalah salah satu provinsi di Indonesia dengan ibu kota Banda Aceh. Menjadi salah satu provinsi yang diberi status sebagai daerah istimewa dan kewenangan otonomi khusus. Sama seperti daerah di Indonesia yang lainnya, Aceh memiliki kekhasan tersendiri dalam hal budaya, rumah adat, pakaian adat, upacara adat, alat musik, lagu, hingga senjata tradisional.

Berikut beberapa tari-tarian tradisional Aceh: 1. Tari Saman Tarian dari Aceh yang diciptakan oleh seorang ulama Gayo yang bernama Syekh Saman adalah tari Saman. Suku Gayo juga memiliki berbagai seni dan budaya yang tidak kalah menariknya. Suku Gayo terkenal dengan tari Samannya.

  • Tari Saman merupakan salah satu tarian dari Aceh yang mampu menyedot perhatian yang sangat besar dari para pencinta seni tari.
  • Tari Saman merupakan pengembangan dari permainan rakyat yaitu tari Tepuk Abe.
  • Tari Saman digunakan sebagai media dakwah agama Islam pada zaman itu.
  • Pada tari Saman menggunakan dua unsur gerak dasar, yakni tepuk tangan dan tepuk dada.
You might be interested:  Jelaskan Faktor Yang Mengakibatkan Runtuhnya Kerajaan Aceh?

Tari saman termasuk tarian yang cukup unik karena hanya menampilkan gerak tepuk tangan dan gerakan-gerakan lainnya, seperti gerpuk, kirep, lingang, dan surang-saring.2. Tari Seudati Tari Seudati berasal dari Desa Gigieng, Kecamatan Sigil, Kabupaten Pidie.

Tari Seudati bermakna syahadati atau syahadatain yang artinya pengakuan Tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah. Dalam buku Deskripsi Tari Seudati (1991) oleh Asli Kesuma, ciri khas tarian Seudati adalah heroik, gembira, dan kebersamaan. Gerakan-gerakan pokok pada tari Seudati yaitu: – meloncat – melangkah – pukul dada (dhiet) – petik jari (ketrep jaroe) – menghentakkan kaki ke lantai (geddam kaki) 3 Tari Tarek Pukat Wilayah Aceh dikelilingi oleh perairan laut dan menjadi sumber penghasilan masyarakat.

Hal ini melahirkan kesenian di Aceh, salah satunya tarian Tarek Pukat. Tari Tarek Pukat Tarian ini dibawakan sekelompok penari wanita yang menari menggunakan properti tali. Tari Tarek Pukat menggambarkan tentang aktivitas para nelayan Aceh saat menangkap ikan di laut.

Tari Saman berasal dari daerah apa?

Tahukah kamu jika sejak 24 November 2011, Tari Saman telah ditetapkan UNESCO sebagai Daftar Representasi Budaya Tak Benda Warisan Manusia (Intagible Elements of World Curtular Heritage)? Tari Saman adalah tarian yang berasal dari Suku Gayo yang mendiami dataran tinggi Gayo di Provinsi Aceh.

Dari mana asal tari Ratoh Talo?

Fungsi Tari : Tontonan/ hiburan rakyat Jumlah Penari : Kelompok Genap (12orang atau lebih) Lokasi Desa Gapuy, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar Pencipta Syekh Ahmad Badhrun Unsur Penyajian Tari Penari : Ditarikan oleh penari Laki-laki, Musik : Internal : Lantunan syair oleh penari Eksternal : Syair yang dilantunkan oleh syekh (pemimpin) Kostum : Kostum yang di gunakan ialah baju kaos putih panjang lengan panjang yang tipis, celana warna putih, memakai sarung ( ija krong la gugop ) sebatas lutut dan tengkulok aceh (dalam bahasa daerah di sebut dengan istilah ” tengkuloek sumbu badeuk “) Properti : Seutas Tali Pentas : Arena Deskripsi Singkat Tari Asal usul Dengan memperhatikan pada ruang yang di perlukan untuk bermain, gerakan-gerakan tangan dan tali-tali yang meraka rajut sehingga berbentuk bermacam-macam motif dalam bermain,juga sikap duduk, besar dugaan bahwa tarian Ratoeh Taloe ini di ciptakan oleh para pelaut/nelayan.

mereka mainkan tarian ini dalam waktu senggang sebagai hiburan. Tari Ratoeh Taloe ini dapat dimainkan oleh 12 orang atau lebih yang di pimpin oleh seorang syekh, Ratoeh Taloe biasanya dipertandingakan dengan gruop-gruop yang lain. Diperkirakan kesenian ini sudah berkembang lebih kurang sekitar abad ke XV di Aceh Besar.

Dari syair-syair kesenian ini dapat di duga bahwa penciptanya seorang yang bernama Syekh Ahmad Badhrun. Unsur Penyajian Lagu di nyanyikan bersama-sama dalam bahasa daerah bercampur dengan bahasa arab yang mula-mula di nyanyikan oleh seorang syekh dan di sahuti bersama-sama oleh pemain.

  1. Tarian Ratoeh Taloe ini tidak memerlukan musik pengiring.
  2. Ratoeh Taloe ini seakan-akan telah menjadi kepunyaan masyarakat Aceh Besar.
  3. Pada umumnya jika diperhatikan pada sikap gerak, duduk dan sebagainya ternyata tarian ini tidak memerlukan ruang/tempat yang luas seperti tari-tarian lain yang ada di daerah aceh.
You might be interested:  Bagaimana Ciri Khas Gerakan Tari Daerah Aceh?

Gerakan-gerakan yang mereka lakukan terbatas pada gerakan tangan saja dan bergerak dalam posisi duduk, yaitu : dengan melipat dua kakinya ke belakang, di atas betis (berlutut). Kalaupun bergerak dalam posisi berdiri penari tetap saja tidak berpindah-pindah (dalam permainan tali sering disebut dengan istilah bahasa daerah yaitu “lage lho k”).

  1. Fungsi Tarian Ratoeh Taloe berfungsi sebagai tontonan/hiburan rakyat, juga mengandung ungkapan-ungkapan estetis dalam gerakan tangan dan merajut tali bermacam bentuk/motif.
  2. Biasanya tarian ini dimainkan pada malam hari.
  3. Eadaan Sekarang Tarian ini masih berkembang terutama di daerah Kecamatan Lhong Aceh Besar, tepatnya di Desa Gapui.

Kostum Kostum yang di gunakan ialah baju kaos putih panjang lengan panjang yang tipis, celana warna putih, memakai sarung ( ija krong la gugop ) sebatas lutut dan tengkulok aceh (dalam bahasa daerah di sebut dengan istilah ” tengkuloek sumbu badeuk”) Contoh Syair

Lage Saidan :

enyan jadoh palo hai ado eya Allah ya Allah lailla lom illallah

Lage Jaro:

hoo oya alah hot lam bhot yaho allah hee yahole yahot lam hai lambhot syekh ahmad badhon badhon Allah jalla laee laho sada dua ngaoen syek malem

Lage Taloe:

nyang bapak-bapak lon cum bak teu’ot nyang patot-pato lon peumulia syekh ulama lon com bak teu’ot keuchiek gnoe waki lan ja mak rata kamegulumang kamegelumet beudoh putro cut nejak samara ranup mandum ka neukoh tangkee neuboh lam batee di putroe muda