Tari Saman Dari Aceh Memiliki Gerakan Yang?

0 Comments

Tari Saman Dari Aceh Memiliki Gerakan Yang
Gerakan tari saman – Tari Saman Dari Aceh Memiliki Gerakan Yang Dirangkum dari laman resmi Kementerian Luar Negeri, gerakan tari saman menggunakan dua unsur gerak dasar, yakni tepuk tangan dan tepuk dada. Gerakan tari saman ditampilkan dengan cara duduk, rapi, dan berjajar yang tidak sama dengan tarian lainnya yang biasanya melakukan gerakan bebas.

  1. Semua gerakan tari saman tersebut menggunakan bahasa Gayo lantaran tari saman berasal dari daerah dataran tinggi Gayo, Aceh.
  2. Gerakan tari saman adalah tepukan dan tempo syair yang khas sangat istimewa karena semua bisa berjalan seirama.
  3. Gerakan tari saman tidak mungkin dilakukan hanya oleh satu orang saja, maka para penari yang memadukan gerakan menepuk pundak dan tangan ini pasti melakukannya beramai-ramai.

Tari saman dimainkan oleh laki-laki yang berjumlah ganjil minimal 7 orang. Jumlah penarinya tidak terbatas namun haruslah ganjil. Baca Juga: ​Tari Piring Berasal dari Sumatera Barat: Ini Makna Gerakan, Properti, dan Sejarahnya

Tari Saman gerak apa?

Gerakan – Tarian Saman menggunakan dua unsur gerak yang menjadi unsur dasar dalam tarian saman, yakni tepuk tangan dan tepuk dada. Diduga, ketika menyebarkan agama Islam, Syekh Saman mempelajari tarian Melayu kuno, kemudian menghadirkan kembali lewat gerak yang disertai dengan syair-syair dakwah islam demi memudahkan dakwahnya.

Gerakan-gerakan apa saja yang ada pada tarian Saman dari Aceh?

Di masa lalu, tari saman hanya ditampilkan pada acara tertentu seperti saat Maulid Nabi Muhamad SAW Gerakan-gerakan dalam tarian ini terkenal sangat energik dan penuh harmonisasi Tari saman dahulu digunakan sebagai media untuk berdakwah Tari saman diciptakan pada sekitar abad XIV Masehi di wilayah Gayo Tepuk dada menjadi salah satu unsur gerak yang menjadi dasar dalam Tari Saman Kekompakan para penari dalam melakukan tari saman selalu membuat orang berdecak kagum Tari saman diambil dari nama seorang ulama Aceh, Syekh Saman Selain tepuk dada, unsur gerakan lain yang menjadi dasar tari saman adalah tepuk tangan Tari saman berasal dari daerah Gayo, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Tari saman kini bisa digolongkan sebagai salah satu tari hiburan Tarian ini selalu menarik perhatian.

Gerakan-gerakannya yang rancak dan teratur mengikuti irama musik yang harmonis membuat siapa pun yang menyaksikannya selalu dibuat berdecak kagum. Inilah tari saman, tari kebanggaan masyarakat Nanggroe Aceh Darussalam. Tari saman memiliki keunikan tersendiri. Kekompakan para penari yang melakukan gerakan-gerakan menakjubkan membuat tarian ini terlihat begitu menghentak dan menimbulkan suasana penuh energi.

Ada dua unsur gerak yang menjadi dasar dalam tari saman, tepuk tangan dan tepuk dada. Tari yang berasal dari daerah Gayo ini termasuk salah satu tarian yang unik. Selain menampilkan gerak tepuk tangan, ada juga gerakan-gerakan lainnya, seperti gerak guncang, kirep, lingang, dan surang-saring (semua nama gerakan dalam bahasa Gayo).

You might be interested:  Faktor-Faktor Yang Mendukung Perkembangan Kerajaan Aceh Adalah?

Nama tari saman diambil dari nama seorang ulama Aceh bernama Syekh Saman yang menciptakan tarian ini. Tari ini diciptakan pada sekitar abad XIV Masehi. Dahulu, tarian ini hanya berupa permainan rakyat bernama “pok ane”. Saat itu, Tari saman sempat dijadikan sebagai salah satu media untuk berdakwah. Seiring perjalanan waktu, ada penambahan berupa iringan syair yang berisi puji-pujian kepada Tuhan yang diiringi tepukan tangan para penari.

Pada awalnya, tari saman hanya ditampilkan pada acara-acara tertentu seperti saat Maulid Nabi Muhamad SAW. Tapi dalam perkembangannya, tari saman kini bisa digolongkan sebagai salah satu tari hiburan. Tari ini sekarang ditampilkan pada setiap kesempatan yang sifatnya kegembiraan, seperti pesta pernikahan atau perayaan lainnya, dan tidak lagi terikat dengan peristiwa atau upacara tertentu.