Langkah-Langkah Persiapan Yang Dilakukan Aceh Dalam Menghadapi Portugis?

0 Comments

Langkah-Langkah Persiapan Yang Dilakukan Aceh Dalam Menghadapi Portugis
Perlawanan Rakyat Aceh Melawan Portugis dan VOC – Perkembangan Aceh yang begitu pesat ini dipandang oleh Portugis sebagai ancaman, oleh karena itu, Portugis berkehendak untuk menghancurkan Aceh. Pada tahun 1523 Portugis melancarkan serangan ke Aceh di bawah pimpinan Henrigues, dan menyusul pada tahun 1524 dipimpin oleh de Sauza.

  • Beberapa serangan Portugis ini mengalami kegagalan.
  • Portugis terus mencari cara untuk melemahkan posisi Aceh sebagai pusat perdagangan.
  • Apal-kapal Portugis selalu mengganggu kapal-kapal dagang Aceh di manapun berada.
  • Misalnya, pada saat kapal-kapal dagang Aceh sedang berlayar di Laut Merah pada tahun 1524/1525 diburu oleh kapal- kapal Portugis untuk ditangkap.

Sudah barang tentu tindakan Portugis telah merampas kedaulatan Aceh yang ingin bebas dan berdaulat berdagang dengan siapa saja, mengadakan hubungan dengan bangsa manapun atas dasar persamaan. Oleh karena itu, tindakan kapal-kapal Potugis telah mendorong munculnya perlawanan rakyat Aceh terhadap Portugis.

  • Langkah-Langkah Aceh dalam Melawan Portugis Sebagai persiapan Aceh dalam melawan Portugis yaitu melakukan langkah-langkah antara lain: 1.
  • Melengkapi kapal-kapal dagang Aceh dengan persenjataan, meriam dan prajurit 2.
  • Mendatangkan bantuan persenjataan, sejumlah tentara dan beberapa ahli dari Turki pada tahun 1567.3.

Mendatangkan bantuan persenjataan dari Kalikut dan Jepara. Setelah berbagai bantuan berdatangan, Aceh segera melancarkan serangan terhadap Portugis di Malaka. Portugis harus bertahan mati-matian di Formosa/Benteng. Portugis harus mengerahkan semua kekuatannya sehingga serangan Aceh ini dapat digagalkan.

  1. Sebagai tindakan balasan pada tahun 1569 Portugis balik menyerang Aceh, tetapi serangan Portugis di Aceh ini juga dapat digagalkan oleh pasukan Aceh.
  2. Rakyat Aceh dan para pemimpinnya selalu ingin memerangi kekuatan dan dominasi asing, oleh karena itu, jiwa dan semangat juang untuk mengusir Portugis dari Malaka tidak pernah padam.
You might be interested:  Apa Pertanda Dari Akhir Perlawanan Rakyat Aceh Kepada Belanda?

Pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1639), semangat juang mempertahankan tanah air dan mengusir penjajahan asing semakin meningkat. Iskandar Muda adalah raja yang gagah berani dan bercita-cita untuk mengenyahkan penjajahan asing, termasuk mengusir Portugis dari Malaka. Sementara itu untuk mengamankan wilayahnya yang semakin luas meliputi Sumatera Timur dan Sumatera Barat, ditempatkan para pengawas di jalur-jalur perdagangan. Para pengawas itu ditempatkan di pelabuhan-pelabuhan penting seperti di Pariaman.

Apa saja persiapan yang dilakukan Aceh untuk melawan Portugis di Malaka?

Persiapan Aceh melawan Portugis – Sebagai persiapan melawan Portugis, Aceh melakukan langkah-langkah antara lain pada tahun 1567 mendatangkan bantuan persenjataan, sejumlah tentara dan beberapa ahli yang berasal dari Turki. Selain itu, berikut ini persiapan yang dilakukan Aceh untuk melawan Portugis di Malaka.

Melengkapi kapal-kapal dagangnya dengan senjata, prajurit, dan meriam Melakukan kerjasama dengan kerajaan-kerajaan lain seperti Kalikut dan Jepara

Akan tetapi, perlawanan rakyat Aceh melawan Portugis hingga akhir abad ke-17 terus menemui kegagalan.

Apakah serangan Portugis ke Aceh berjalan lancar?

Langkah-Langkah Persiapan Yang Dilakukan Aceh Dalam Menghadapi Portugis Aceh. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro Merdeka.com – Bangsa Indonesia pernah dijajah oleh bangsa Portugis. Ketika itu, rakyat nggak cuma pasrah-pasrah saja, tapi banyak dari mereka yang sudah berusaha melawan. Dari banyak daerah yang berusaha melawan, salah satu daerah itu adalah Aceh.

  • Bagaimana perjuangan rakyat Aceh dalam perjuangan melawan penjajah? Check this out! Keberuntungan Aceh muncul di tahun 1511.
  • Di tahun itu, Malaka jatuh ke tangan Portugis, sehingga banyak pedangang yang berpindah dari Malaka ke Aceh.
  • Otomatis perdangangan di Aceh menjadi semakin ramai.
  • Hal ini juga membuat Aceh menjadi pusat perdangan.

Namun, Portugis menganggap perkembangan Aceh ini menjadi sebuah ancaman tersendiri. Setelah itu, Portugis berencana untuk menghancurkan Aceh. Akhirnya, di tahun 1523, Portugis melakukan serangan ke Aceh yang dipimpin oleh Henrigues, dan di tahun 1524 yang dipimpin oleh de Sauza.

Nggak semua serangan Portugis ini berjalan lancar. Namun, Portugis nggak menyerah. Mereka terus berusaha mencari cara untuk bisa melemahkan kedudukan Aceh dalam perdagangan. Misalnya saja, kapal-kapal Portugis yang mengganggu kapal-kapal dagang Aceh. Tindakan Portugis itu membuat rakyat Aceh berusaha melawan.

Sebagai persiapannya, rakyat Aceh melakukan beberapa langkah, antara lain:

You might be interested:  Kode Pos Kuta Alam Banda Aceh?

Melengkapi senjata yang diletakkan di kapal-kapal dagang dengan persenjataan, meriam dan prajurit Mencari bantuan dengan cara mendatangkan bantuan berupa sejumlah tentara dan beberapa ahli dari Turki di tahun 1567.

Selain dua hal itu, masih banyak hal yang dilakukan Aceh untuk bisa melawan Portugis. Nah, sekarang kamu sudah tahu tentang latar belakang perjuangan rakyat Aceh untuk melawan Portugis. Bab ini sangat menarik untuk dipelajari karena berhubungan dengan sejarah bangsa Indonesia. Tertarik untuk mempelajari bab ini secara lebih lanjut kan?