Siswa Banda Aceh Diundang Jadi Imam di Malaysia

Foto: Humas Banda Aceh

Foto: Humas Banda Aceh


Banda Aceh – Dua siswa tahfiz Quran binaan Pemerintah Kota Banda Aceh diundang khusus, untuk menjadi imam shalat tarawih selama sebulan penuh di Masjid Taman Mega Ampang, Kuala Lumpur, Malaysia.

Keduanya adalah Mahdalil Ikram (15) yang sudah mampu menghapal 8,5 juz Alquran, dan Teuku Akbar Ramadhan (15) dengan kemampuan hafalan 10,5 juz. Mahdalil tercatat sebagai warga Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, sedang Akbar asal Punge Jurong, Meuraxa.

Menurut Kabid Pengembangan Syariah dan Dayah Dinas Syariat Islam Banda Aceh, Wirzaini Usman, selama ini keduanya dititipkan di Ma’had Daarut Tahfizh Al Ikhlas, Ajun, Aceh Besar, untuk dididik menjadi hafiz Quran bersama 16 siswa lainnya.

Informasi undangan tersebut, kata Wirzaini, disampaikan langsung oleh Ustaz Zulfikar, S.Ag selaku pimpinan Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas, saat pihaknya bersilaturahmi ke sana. “Segala kebutuhan mereka selama di Malaysia akan ditanggung pihak pengundang,” ujarnya.

“Kemarin kami juga berkesempatan untuk mengetes kemampuan hafalan Quran santri-santri kita dan hasilnya luar biasa. Dua orang yang diundang ke Malaysia ini usianya baru 15 tahun. Akbar juga tercatat sebagai salah satu peserta kafilah MTQ Banda Aceh ke ajang provinsi nanti,” tukas Wirzaini.

Dia menambahkan kedua hafiz remaja itu menjadi kebanggaan masyarakat Banda Aceh, karena mendapat undangan kehormatan menjadi imam dari Malaysia. Keduanya kemungkinan berangkat ke negeri jiran dua atau sehari jelang Ramadhan.

Pemko Banda Aceh Aceh telah mengirim 18 santri untuk dididik menjadi hafizh di Ma’had tersebut dalam dua tahap, masing-masing sembilan orang pada tahun ajaran 2013/2014 dan 2014/2015. Akbar dan Mahdalil termasuk santri tahap pertama.

“Target kita, setelah enam tahun menimba ilmu di sana, para santri sudah mampu menghafal Alquran 30 juz dan menjadi hafiz di setiap Masjid kecamatan. Ini juga sesuai dengan harapan wali kota agar nantinya para Imam Masjid masing-masing kecamatan adalah seorang penghapal Alquran,” katanya. [SM]