Rapai Festival Diharapkan Jadi Agenda Rutin

Foto: Ahmad Ariska

Foto: Ahmad Ariska


Banda Aceh – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyambut baik dan menyampaikan apresiasi kegiatan Aceh International Rapa’i Festival 2016 yang berlangsung di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh, mulai Jumat malam.

Kementerian Pariwisata meminta even tersebut menjadi kegiatan rutin tahunan kepariwisataan Aceh. Demikian diungkapkan Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata, Raseno Arya pada malam pembukaan Aceh International Rapa’i Festival 2016.

Kementerian Pariwisata, kata Raseno siap memfasilitasi kegiatan tersebut untuk tahun depan. Ia bahkan meminta agar kegiatan serupa digelar di Jakarta, sehingga menjadi kegiatan nasional. “Kegiatan itu bisa menjadi daya tarik kunjungan wisatawan ke Indonesia, khususnya ke Aceh.”

Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi menguraikan tujuan dari pelaksanaan kegiatan Aceh International Rapa’i Festival 2016 antara lain untuk melestarikan rapa’i sebagai salah satu atraksi budaya Aceh.

Pada even ini, kata Reza, masyarakat tidak saja diberi pemahaman apa itu Rapa’i, jenis-jenisnya, dan dari mana daerah asalnya. Selain itu juga, pengunjung bisa mengenal kebudayaan dan alat musik tradisional dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Pun dari Malaysia, Jepang, Thailand, Cina, dan Iran.

Sementara itu saat membuka kegiatan tersebut Gubernur Aceh yang diwakili Sekda Aceh Dermawan menegaskan bahwa Pemerintah Aceh sangat berkomitmen dalam melaksanakan pembangunan berkesenian, yang mel iputi upaya pelestarian, pengembangan dan pemanfaatannya.

“Kita harus bersatu untuk menjadikan Aceh sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia,” katanya. [AW|Ril]