Menpar: Pariwisata Sektor yang Menjanjikan

20 September 2016

Menteri Pariwisata dan Gubenur Aceh. [Humas Aceh]

Menteri Pariwisata dan Gubenur Aceh. [Humas Aceh]


Banda Aceh – Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya menjelaskan bahwa pariwisata adalah sektor yang sangat menjanjikan dan menjadi penyumbang Produk Domestik Bruto, penyumbang devisa terbesar keempat dan menyediakan lapangan kerja alternatif. Hal itu disampaikannya menjelang pembukaan Rapat Koordinasi Kebudayaan dan Pariwisata, yang memenuhi Ballroom Hermes Palace Hotel, Senin 19 September 2016.

PDB pariwisata nasional tumbuh 4,8 persen dengan trend naik hingga 6,9 persen, jauh lebih tinggi dari industri agrikultur, manufaktur otomotif dan pertambangan. Sektor ini juga menjadi penyumbang devisa peringkat keempat nasional, “yaitu sebesar 9,3 persen dibandingkan industri lain. Sektor pariwisata juga menyumbang sebanyak 9,8 juta lapangan kerja,” ungkap Menpar.

Kata Arief, Aceh punya potensi besar untuk mengembangkan pariwisata. Misalnya untuk mempromosikan tiga event besar tahun 2017, yaitu Aceh Internasional Rapa’i Festival, Sail Sabang dan Festival Danau Lut Tawar, disarankan agar Pemerintah Aceh mengikuti berbagai event bertaraf internasional.

Arief juga menyarankan Pemerintah Aceh untuk melakukan berbagai pengembangan destinasi guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik dengan menggelar berbagai atraksi budaya dan berbagai kegiatan lainnya. Selain itu perbaikan aksesibilitas darat laut dan udara juga harus dibenahi.

Untuk mendukung berbagai program pengembangan kawasan wisata, Menpar berpesan agar para pemangku kebijakan menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan untuk pengembangan Sumber Daya manusia, masyarakat dan Industri pariwisata.
Menpar juga mengusulkan tiga program pariwisata prioritas di Aceh, yaitu Aceh menjadi ‘The World’s Best halal Cultural Destination, Sabang menjadi ‘The World’s Best Marine Tourism Destination serta Danau Lut tawar menjadi ‘The World Best Adventure Destination’.

Sementara itu Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengharapkan Menteri berkenan memperkuat pengembangan Pariwisata Aceh melalui beberapa hal, antara lain peningkatan aksesibilitas dengan membuka dan menambah beberapa rute penerbangan, pelayaraan dan membenahi jalur darat.

Rute penerbanagan yang dimaksud oleh Gubernur adalah rute Banda Aceh-Singapore, Sabang-Medan dan Bener Meriah-Medan. Selain itu Gubernur juga meminta agar dibuka jalur laut Sabang–Phuket-Langkawi, serta membenahi prasarana transportasi jalan untuk lintas Barat, Tengah dan Timur Aceh. [AW|Ril]