Kopi, Minuman Pemersatu di Aceh

9 November 2015

FestivalKopi2015_2
Banda Aceh – Minum kopi sudah jadi budaya keseharian masyarakat Aceh. Kopi bukan sekadar minuman penangkal rasa kantuk, tapi menjelma sebagai minuman pemersatu warga di provinsi berjuluk Serambi Mekkah.

“Kopi menyatukan Aceh, arabika dari tanah gayo dan robusta dari pesisir Aceh. Keduanya memberi nilai lebih dan menjadi sesuatu yang menarik ketika kita kemas dalam sabuah even promosi pariwisata di Kota ini,” ujar Zainal Arifin, Wakil Wali Kota Banda Aceh.

Hal itu dikatakannya saat menutup Festival Kopi dan Teh Nusantara tahun 2015 di Taman Sari, Banda Aceh, Minggu malam, 8 November 2015. Ikut hadir Kabid Promosi Wisata Kementerian Pariwisata RI, Gayatri.

Banda Aceh sebagai ibukota provinsi merupakan tempat bertemunya berbagai budaya dari 23 kabupaten kota se Aceh, termasuk budaya minum kopi alias ngopi. Hal ini setidaknya terlihat dari banyaknya warung kopi di kota ini, dan nyaris tak ada yang sepi.

Melihat antusianya masyarakat dalam menyaksikan festival kopi, mendorong Pemko Banda Aceh bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata akan menggelar Festival Kopi Internasional di Banda Aceh tahun depan, dengan menghadirkan komunintas kopi dari manca negara.

“Saya lihat, dari tahun ke tahun sejak 2011, kegiatan ini selalu menjadi even yang ditunggu-tunggu dan menjadi pusat perhatian dari banyak kalangan. Tentu saja dengan banyaknya perhatian dari berbagai kalangan, kedepan kita harapkan Festival Kopi dapat menjadi lebih baik, lebih bergema ke nusantara dan luar negeri dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dalam mengunjungi Kota Banda Aceh,” katanya Zainal.

Meskipun berskala Internasional, festival ini nantinya tetap harus menjunjung tinggi nilai-nilai Keislaman dan tradisi budaya Aceh, sesuai dengan visi dan misi Kota Banda Aceh sebagai model kota Madani.

Festival kopi kali ini, dimeriahkan dengan beberapa perlombaan, seperti lomba host video tentang kopi yang diupload ke instagram. Lomba host video dengan durasi 15 detik ini dimenangkan oleh peserta dengan nama akun @gunadi_sbr.

Pemilik akun @gunadi_sbr berhak mendapatkan hadiah berupa tropi dan uang pembinaan yang diserahkan Plt Kadisbudpar Kota Banda Aceh Drs M Rizha MM.

Selain lomba host video instagram tentang kopi, di Festival Kopi juga di perlombakan Barista Kopi (Lomba racik kopi). [SM]