Illiza Jajal Wisata Nelayan di Ulee Lheu

Foto: Humas Banda Aceh

Foto: Humas Banda Aceh


Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Saaduddin Djamal SE, Rabu sore 10 Februari 2016/2/2106) menjajal wisata nelayan di kawasan Ulee Lheu Banda Aceh.

Tiba di Ulee Lheu sekitar pukul 16.30 WIB, Illiza langsung memesan tiket sebanyak 5 lembar. Selain dirinya dalam boat yang ditumpangi Wali Kota juga ikut Ajudannya Tiara Sutari, Asisten Administrasi Umum Setdakota Banda Aceh, Drs M Nurdin, perwakilan dari HOPE Jepang Wakiko Ito dan staf Humas Pemko Banda Aceh.

Mengenakan baju pelampung, Illiza mulai mengelilingi lokasi wisata dengan boat yang dikemudikan nelayan lokal, Ulee Lheu, Illiza beberapa kali mengangkat keranjang disepanjang rute yang di lalui boat yang mereka tumpangi. Walikota yang juga politisi PPP ini terlihat sangat menikmati suasana ketika mendapatkan keranjang yang berisi kepiting.

“Ini ada isinya ni, banyak ni kepitingnya,” ujar Illiza sambil mengangkat dan memperlihatkan kepiting dari keranjang yang ditariknya ke atas boat.

Illiza mengatakan, wisata nelayan Ulee Lheu dengan konsep Basket Fisihing akan dikembangkan lagi. “Fasilitas dan sarana pendukungnya akan kita perbaiki lebih baik lagi. Kemudian boat akan kita tambah lagi. Ini wisata prospeknya bagus, sambil refreshing menikmati suasana dengan keluarga kita bisa membawa pulang kepiting dan berbagai jenis ikan hanya dengan tiket Rp 50 ribu rupiah,” ujarnya.

Wisata nelayan dengan istilah basket fishing merupakan wisata yang baru dikembangkan di Banda Aceh. Wisata ini diadopsi dari Jepang lewat sebuah kerjasama kota kembar yang dijalin Banda Aceh dengan Kota Higasimatsushima, Jepang.

Wisata ini memberi pengunjung kesempatan untuk menikmati suasana pantai Ulee Lheu yang dimulai dari dermaga boat, tepatnya di belakang Kantor Disbudpar Kota Banda Aceh.

Bagi anda yang ingin menikmati keseruan wisata ini, anda tidak perlu merogeh kocek dalam-dalam, karena hanya dengan tiket seharga Rp 50 ribu, anda akan dapat menikmati wisata basket fishing sepuasnya, syaratnya sekali jalan minimal harus ada 5 penumpang di dalam boat yang terbuat dari fiber tersebut.

Wisata ini dibuka mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB setiap harinya. Setiap pengunjung yang ingin menikmati wisata ini akan dipakaikan baju pelampung sebelum menaiki boat. Semua ikan atau kepiting yang didapat dari keranjang dibolehkan untuk dibawa pulang ke rumah untuk dinikmati bersama keluarga. [AW|MKK]