Illiza Bicara Mitigasi Bencana di Forum PBB

Illiza di Newyork
Banda Aceh – Wakil Presiden Jusuf Kalla berada di Amerika Serikat untuk mengikuti rangkaian acara Sidang Majelis Umum PBB menggantikan Presiden Joko Widodo. Karena bertepatan dengan Idul Adha, Jusuf Kalla shalat Ied bersama warga Indonesia di Astoria, New York.

Perwakilan Pemerintah Indonesia menghadiri sidang umum terkait agenda Sustainable Development Goals. “Banyak, ada sidang peacekeeping, sidang pembicaraan tentang gender, kesejahteraan, masalah South to South, banyak,” ujar Husain Abdullah, Juru Bicara Wakil Presiden, sebagaimana dilansir ROL.

Walikota Banda Aceh Illiza Sa’adudin Jamal juga diagendakan untuk bicara di pertemuan PBB yang dihadiri Sekjen Ban Ki-Moon tersebut. Bersama warga Indonesia di New York, Jusuf Kalla dan Illiza melaksanakan shalat Idul Adha di mesjid Al-Hikmah, Queen, Astoria, New York. Mayoritas warga asal Aceh dan Indonesia tinggal di sekitar mesjid Astoria ini.

“Kami tadi melaksanakan saat Idul Adha bersama Wapres JK dan Ibu Walikota Illiza di mesjid Al-Hikmah,” kata Bram Idi, warga Aceh yang telah tinggal di New York lebih dari 20 tahun.

Bicara Mitigasi Bencana
Di forum antar bangsa ini, Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal bicara terkait pengalaman Banda Aceh menghadapi bencana tsunami 2004. PBB sendiri melaksanakan UN Sustainable Development Summit pada 25-27 September dengan tema “Time for Global Action for People and Planet.”

“Kami terbuka untuk menerima riset-riset berbagai pihak untuk mempelajari kekuatan masyarakat Banda Aceh menghadapi bencana,” kata Iliza Kamis malam lalu. Kehadiran Illiza di sidang PBB ini juga untuk mengajak bebagai pihak di dunia internasional untuk tetap memberikan perhatiannya kepada Aceh. Rehab-rekons tsunami yang dilaksanakan di Aceh dapat dipetik menjadi pelajaran berharga bagi banyak negara.

Untuk itu kota Banda Aceh mengundang universitas, perusahaan, NGOs dan berbagai kota lainnya di belahan dunia untuk belajar tentang mitigasi bencana. “Saya berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan teknologi agar warga Banda Aceh bisa lebih aman di masa yang akan datang,” lanjut Illiza.

Presiden Jokowi sendiri dijadwalkan akan berkunjung ke Amerika Serikat pada 26 Oktober yang akan datang. Jokowi akan disambut Obama di White House. [AW|Ril]