Banda Aceh Bangun Destinasi Heritage di Tepi Sungai

6 Agustus 2015

Banda Aceh 20141209094309_IMG_8498
– Pemerintah Kota Banda Aceh akan memindahkan Pasar Ikan Peunayong, kemudian kawasan yang bertepi sungai Aceh itu akan dijadikan destinasi wisata heritage. Hal itu bagian dari pembangunan pariwisata.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal mengatakan, pasar ikan tersebut akan dipindah ke Gampong Lampulo, sekira empat kilometer dari lokasi semula.

“Penayong akan kita jadikan kawasan heritage dengan konsep waterfront city. Sementara di Lampulo akan kita bangun Pasar Terpadu yang berdekatan dengan Tempat Pendaratan Ikan,” katanya di Banda Aceh baru-baru ini.

Selain pembangunan destinasi heritage, pemko juga menyiapkan proyek revitalisasi Taman Sari (Bustanulsalatin) dan Taman Putro Phang serta pembangunan gedung Madani Education Center di lahan seluas tujuh hektar di kawasan Lampineung.

Sementara di sektor transportasi, Banda Aceh juga terus berbenah. Selain proyek flyover dan underpass di kawasan Simpang Surabaya, dalam waktu dekat pemko akan menyediaakan 32 bus plus Halte.

“Untuk tahap awal, akan dibangun dua koridor yakni Ulee Lheue-Bandara SIM dan Pusat Kota-Darussalam,” tambah Illiza.

Salah satu tujuan pembangunan ini untuk memberikan kenyamanan bagi para wisatawan yang datang ke daerah kita. Objek wisata tsunami juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi mereka, “dan yang tak kalah penting adalah suasana penerapan Syariat Islam di Kota Banda Aceh,” ujar wali kota. [SM]