Agrowisata Berbasis Kopi Dipromosikan

22 Juli 2016

Kuncungan Tim Specialty Coffee Association of Europe (SCAE) ke Aceh Tengah, November 2015 lalu. Foto: Humas Aceh Tengah

Kuncungan Tim Specialty Coffee Association of Europe (SCAE) ke Aceh Tengah, November 2015 lalu. Foto: Humas Aceh Tengah


Banda Aceh – Lokakarya agrowisata berbasis komunitas kopi digelar di Takengon Aceh Tengah, Rabu 20 Juli 2016. Kegiatan yang berlangsung sehari itu dibuka oleh Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin

Dalam siaran berita yang diterima bandaacehtourism.com, peserta Lokakarya terdiri dari beberapa pejabat SKPA dan SKPK terkait dari 4 Kabupaten, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Selatan. Selain itu juga menjadi peserta sektor swasta, pegiat kopi, serta pengurus forum kopi dan Masyarakat Perlindungan Kopi Gayo

Panitia penyelenggara, Aswar mengatakan lokakarya ditujukan untuk mempromosikan agrowisata kopi di dataran tinggi Gayo. “Melalui Lokakarya agrowisata kopi diharapkan ada kesepahaman diantara pemangku kepentingan dalam mengelola dan mengembangkan kawasan agrowisata kopi,” katanya

Lokakarya diisi dengan beberapa materi diantaranya strategi dan kebijakan pengembangan pariwisata Aceh dengan nara sumber Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi. Kemudian Best Practise pengelolaan dan pengembangan Agrowisata berbasis komunitas oleh Made Suarnata, seorang pegiat wisata ekologi berbasis desa

Bupati Nasaruddin mengatakan Lokakarya yang digagas sangat tepat untuk merumuskan model dan strategi pengembangan potensi Kopi Gayo sebagai objek Agrowisata utama di Provinsi Aceh. “Saat ini Kopi adalah yang paling siap untuk pengembangan agrowisata,” ujar Nasaruddin

Kesiapan tersebut menurutnya, karena akses untuk menjangkau wilayah tengah Aceh saat ini sudah relatif lebih lancar, baik melalui jalan darat maupun jalur udara yang beberapa waktu kedepan akan rutin beroperasional pesawat berbadan sedang. “Jadi ke depan sektor kopi bukan hanya tentang produksi, namun juga nilai tambah ekonomis dari agrowisata,” ujar Nasaruddin. [AW|Ril]

Baca juga:
Potensi Agrowisata Aceh Tengah
Meriahnya Festival Kopi dan Kuliner Aceh 2016