Gampong Ramadan Sajian untuk Turis di Banda Aceh

6 Juli 2015

Foto: Ahmad Ariska

Foto: Ahmad Ariska


Banda Aceh – Festival Gampong Ramadan Kota Banda Aceh di Jalan Tepi Kali Krueng Aceh resmi dibuka. Kegiatan berlangsung hingga 12 Juli 2015, bagian dari mewujudkan visi Kota Madani, sekaligus sajian untuk wisatawan yang menikmati bulan puasa di Banda Aceh.

Demikian disampaikan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal saat membuka secara resmi festival tersebut. Menurutnya nama Banda Aceh kian mendunia dan menginspirasi masyarakat perkotaan dunia.

“Terlebih pasca musibah gempa dan tsunami 2004, bagaimana Banda Aceh dapat bangkit dari keterpurukan,” kata Illiza, Sabtu sore, 4 Juli 2015.

Dengan adanya Gampong Ramadan, dia berharap, para pengunjung baik dari lokal maupun wisatawan dapat lebih mengenal dan meresapi kemuliaan Ramadan sekaligus budaya Islami masyarakat Aceh.

“Banda Aceh kini juga menjadi contoh bagi dunia soal keberagaman dan kerukunan antar umat beragama. Kita ingin menciptakan masyarakat yang smart, yakni masyarakat yang mau menjalankan apa yang Allah ridha, sesuai dengan rambu-rambu syariat Islam.”

Festival Gampong Ramadan diisi sedikitnya 28 stand dengan beragam produk ini dan sejumlah penampilan seni budaya islami ini. Stand itu berjejer sepanjang 850 meter Jalan Tepi Kali Krueng Aceh.

“Mengapa kita gelar di Jalan Tepi Kali, karena dulunya ada banyak cerita ‘abu-abu’ dan ‘hitam’ di kawasan ini, namun kini telah dikikis habis oleh Pemko Banda Aceh di bawah kepemimpinan Ibu Illiza,” sebut Bobby Agam , Ketua Panitia Pelaksana.

Pembukaan festival ini juga ditandai penyerahan 1.000 paket sembako murah oleh perwakilan Kementerian Koperasi dan UKM RI kepada Wali Kota Banda Aceh. Paket itu akan disalurkan kepada masyarakat melalui Disperindagkop Banda Aceh. Acara juga dirangkai dengan buka puasa bersama dengan 600 anak yatim. [SM]