Festival “Meugiwang di Pidie” Resmi Dimulai

20 Mei 2015

Jpeg
Banda Aceh – Pameran dan kontes batu “Meugiwang di Pidie” resmi dimulai, Rabu 20 Mei 2015. Festival berlangsung hingga hingga empat hari ke depan berlangsung di komplek terminal terpadu Kota Sigli, Pidie, sekitar 100 kilometer arah utara Banda Aceh.

Kontes ini digelar atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh bersama Gabungan Pecinta Batu Alam (GaPBA) Aceh, untuk menggairahkan bisnis dan idustri batu, serta promosi potensi daerah. “Pameran untuk mengairahkan usaha sektor tersebut,” kata Ketua Panitia Pemeran, Zukhri MS Adan.

Menurutnya pamor giok dan batu akik lainnya masih tinggi di Aceh, sehingga pihaknya menargetkan pameran kali ini nilai transaksinya bisa mencapai Rp6 miliar atau tiap hari Rp2 miliar beredar.

50 stand tersedia dalam pameran untuk para pengusaha batu giok, akik dan pengrajin batu perhiasan lainnya. Sementara untuk kontes batu melibatkan 200 peserta.

Jenis batu yang dilombakan meliputi giok idocrase polos, idocrase bunga, nephrite, batu akik bergambar, akik pancawarna, akik sulaiman, cempaka, guliga merah, dan mega mendung.

Syarat batu yang dilombakan belum pernah memenangi kontes sebelumnya. “Penilaiannya meliputi keaslian warna, kebersihan batu (serat kristal sesuai jenis batu), dimensi batu sesuai ikatannya, bentuk batu, dan ukuran standar.” [SM]