Top 10 Masjid Banda Aceh
Masjid Syuhada Lamgugob

Banda Aceh – Masjid Syuhada Gampong Lamgugob Kecamatan Syiah Kuala, adalah masjid paling bersih dan paling tertib di Banda Aceh. Hasil penilaian itu sesuai dengan penjurian yang disampaikan Tgk Burhanuddin A Gani, Wakil Ketua MPU Kota Banda Aceh pada Jumat 12 Agustus 2016 silam.

Disebutkan, masjid kebanggaan warga Lamgugob tersebut berhasil mengumpulkan 937 poin dan berhak mendapatkan sejumlah uang pembinaan dari Pemerintah Kota Banda Aceh. Selanjutnya juara II diraih Masjid Al-Istiqamah Gampong Sukaramai Kecamatan Baiturrahman, dan juara III diraih Masjid Muqarrabin Gampong Punge Blang Cut.

Panitia juga memilih juara harapan, Masjid Nurul Huda Peunyeurat mendapat juara harapan I dan Masjid Al-Abrar Lamdingin sebagai juara harapan II.

Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh, Mairul Hazami mengatakan perlombaan kebersihan dan ketertiban masjid merupakan program dari Dinas Syari’at Islam Kota Banda Aceh. Katanya, sebelum dilakukan penilaian kepada semua Masjid yang telah direkomendasikan sebagai perwakilan masing-masing Kecamatan, tahap pertama dewan juri melakukan pembinaan dengan cara mendatangi Masjid yang dinilai dan memberikan sosialisasi. “Kita lihat fasilitas apa yang belum ada, kita sarankan dibuat. Kemudian kebersihannya , seperti toilet dan tempat wudhuk kita minta dibersihkan. Kemudian baru dewan juri kembali lagi untuk melakukan penilaian,” ungkap Mairul.

Lanjutnya, ada beberapa kriteria yang dinilai, seperti pengelolaan masjid, Inayah, kemakmuran masjid, fasilitas penunjang seperti penyediaan mukena dan ketersediaan lemari Al-Quran, kitab dan buku.

“Uang pembinaan diberikan untuk memantik semangat BKM dalam memakmurkan masjid. Dan uang ini tidak disarankan untuk pembangunan fisik Masjid, tapi kita minta lebih diarahkan kepada kegiatan-kegiatan yang bermuara pada kemakmuran masjid,” kata Mairul.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid Besar Syuhada, Dr H Syamsul Rijal MAg dalam blognya menulis, Masjid Syuhada sangat mengutamakan kenyamanan jamaah. Letaknya tak jauh dari jalan T Nyak Arief yang menjadi jalan utama masuk Kampus Unsyiah dan UIN Ar-Raniry. Karenanya, masjid itu kerap menjadi pilihan akademisi, tokoh gampong, sampai mahasiswa untuk berjamaah di sana.

Fasilitas parkirnya yang luas, tempat wudhu yang bersih dan selalu dialiri air, menjadi ciri kebersihan masjid. Masjid saat ini sedang dipercantik, agar lebih menjadi baik baik.

Menurut Syamsul, masjid yang sekarang berdiri megah ini, dulunya hanya sebuah masjid gampong lazimnya masjid-masjid lainnya. Saat itu masjid Syuhada berada di pusat Keude Lamnyong dengan bangunan tak semewah sekarang. Pada tahun 1989 saat pembebasan Krueng Lamnyong, barulah Masjid Syuhada dipindahkan ke Desa Kayee Adang Lamgugop, Banda Aceh dengan imam tetap yaitu Drs Tgk Sulaiman Hasan MA.

Selain aktivitas shalat berjamaah setiap lima waktu di masjid itu juga terdapat kegiatan-kegiatan agama lainnya. Masjid ini juga dijadikan oleh masyarakat gampong sebagai pusat pemberdayaan masyarakat seperti pelaksanaan qurban, menyambut hari-hari besar Islam dan pengajian anak-anak. [AW|dbs]