Top 10 Masjid Banda Aceh
Masjid Kopelma Darussalam

Banda Aceh – Sebagai salah satu Perguruan Tinggi di Aceh, Universitas Syiah Kuala memiliki kewajiban untuk menghasilkan lulusan yang tangguh dalam Imtaq dan Imtek. Upaya pembentukan mahasiswa yang tangguh dalam keimanan dan keilmuan ini pun tak terlepas dari peran Masjid Jamik Kopelma Darussalam atau juga yang dikenal dengan sebutan Masjid Jamik Usnyiah.

Berada di pusat pendidikan dikawasan Darussalam Banda Aceh, tak heran Masjid Jamik Kampus tak sepi dari aktifitas. Mulai dari aktitifitas shalat berjamaah yang memang menjadi rutinitas, kajian ilmu dan pendidikan al-quran pun ada di sini.

Masjid Jamik Kampus Unsyiah ini menjadi salah satu masjid yang ramai dikunjungi baik para dosen, mahasiswa dan masyarakat umum. Letaknya yang strategis yaitu di pusat komplek kampus, membuat masjid ini mudah dijangkau. Masjid ini dibangun tahun 1985 dan sepuluh tahun kemudian tepatnya tahun 1995 masjid kebanggaan kampus ini melaksanakan ibadah shalat Jumat pertama dan diikuti shalat berjamaah lima waktu yang berlangsung hingga kini.

Masjid yang terdiri atas dua lantai ini, digunakan juga sebagai pusat kajian Islam bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar. Kegiatan kajian Islam ini memanfaatkan lantai dasar Masjid Jamik Kampus Kopelma Darussalam. “Terdapat empat ruang utama dan dua ruangan lainnya yang sering dipakai untuk mengajarkan anak-anak mengaji Iqra dan sekolah diniyah pada sore hari. Juga digunakan untuk mengkaji ilmu-ilmu agama seperti Fiqh, Syariah, dan Tafsir ayat-ayat Alquran,” kata Sekretaris Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Ustad Fathurrahmi, awal Oktober 2016

Ia juga mengatakan kini, Masjid Jamik juga sudah menjalin kerjasama untuk kajian islam dengan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) untuk mendukung kegiatan kajian Islam di Kampus yang dilaksanakan di Masjid ini. “MoU nya baru saja kita tanda tangani pada 28 September 2016 lalu dan ditanda tangani langsung oleh Ketua BKM Masjid Jamik Darussalam Prof Mustanir,” jelas Fathurrahmi.

Selain itu, Kampus Unsyiah juga menggunakannya untuk kajian agama bagi mahasiswa pada awal-awal semester yang disebut dengan Unit Pengembangan Program Pendamping Agama Islam (UP3AI). Tidak hanya masyarakat sekitar yang memanfaatkan keberadaan masjid Kopelma ini, warga diluar kompelk bahkan dari kecamatan lainnya pun datang ke Masjid Kopelma untuk belajar tilawatil Quran yang di dalamnya membahas tajwid, tafsir dan cara membaca Alquran dengan baik dan benar.

Masjida Jamik Kopelma Darussalam dikelola oleh Badan kemakmuran Masjid Jamik (BKMJ). BKMJ sendiri memiliki beberapa departemen yaitu Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Departemen Dakwah dan Keilmuan, Departemen Kemuslimahan, Departemen Ketakmiran, Ketertiban dan Keamanan, Departemen Usaha dan Dana.

Untuk aktifitas mahasiswa sebut Fathurrahmi, bisa dilihat setiap hari ahad pagi, ratusan mahasiswa menghadiri kajian yang diisi oleh para ustad dari berbagai disiplin ilmu kajian, seperti tauhid, aqidah dan lain sebagainya.

Tak heran jika keberadaan Masjid Jamik Kopelma Darussalam menjadi pusat kajian islam di Kampus Darussalam, dan masjid ini pula berfungsi membangun benteng keimanan dan keilmuan bagi para mahasiswa. “Sehingga tujuan pembentukan mahasiswa yang cakap iman dan ilmu bisa terwujud di Darussalam ini dengan peran Masjid Kampus. [Yayan]