Budaya

Foto: Penari Likok Pulo di Tanah Asal

  • IMG_9851
  • IMG_9803
  • 3
  • 2
  • 1
Next
  • IMG_9851
  • IMG_9803
  • 3
  • 2
  • 1
Previous
Foto: Ahmad Ariska

Para penari Likok Pulo generasi terahir sanggar Seni Tuan Di Gugob, yang asli Pulo Aceh memainkan tarian yang terancam punah itu. Tari mahakarya Ulama Syeh Ahmad Badehon untuk menyebarluaskan Islam masa lalu berkembang manjadi tari tradisi yang mendidik dan menghibur.

Gerakan ini terinspirasi dari kondisi alam Pulo Aceh yang aktivitas masyarakat nelayannya menggambarkan kekuatan hidup bergotong royong. Likok berarti gerak tari atau menari, sedang Pulo artinya pulau.

Dulu, tarian ini sering ditampilkan setelah musim tanam padi dan sehabis panen. Jika ditarikan dalam perlombaan, Likok Pulo ditampilkan semalam suntuk hingga pagi. Seiring waktu, Tari Likok Pulo ikut mendunia. Kerap ditampilkan dalam berbagai event lokal, nasional bahkan international. [Ahmad Ariska]