Budaya

Minyeuk Pret, Aroma Khas Aceh

  • minyek pret3
  • minyek pret2
  • minye pret1
  • minyek pret4
Next
  • minyek pret3
  • minyek pret2
  • minye pret1
  • minyek pret4
Previous
Wali Kota Banda Acehm, Illiza Saaduddin Djamal dan artis Teuku Wisnu ikut memamerka produk. [Foto: Dokumen Minyek Pret]

Banda Aceh – Aceh kaya dengan keragaman budaya dan hasil alam. Aneka bunga khas yang harum menarik untuk diolah menjadi produk unggulan. Bertolak dari latar itulah, sejak 1 April 2015, sekelompok anak muda merintis sebuah produk dengan merek terdaftar “Minyeuk Pret” atau parfum.

Dodi, sang pengagas mengatakan Minyeuk Pret menjual aroma asli Aceh. Memanfaatkan sumber daya alam hayati yaitu minyak nilam terbaik yang berasal dari Aceh. “Saat itu pula produk parfum asal Aceh ini pertama kali diperkenalkan ke masyarakat,” katanya Selasa 19 Juli 2016.

Minyak wangi produk Aceh diharapkan menjadi lokomotif perusahaan parfum nasional yang memperkenalkan aroma Aceh untuk dunia. Dodi menjelaskan, pihaknya punya komitmen yang tinggi, berfokus pada kualitas terbaik serta menjadikan Minyeuk Pret begitu dekat dengan konsumen.

Sejak diluncurkan, Minyeuk Pret disebarkan ke seluruh Indonesia. Kini sudah bisa dinikmati oleh warga dari Sabang sampai Marauke. “Parfum juga kerap menjadi oleh-oleh bagi turis mancanegara yang berkunjung ke Aceh,” kata Dodi.

Kisah produk