Minyeuk Pret, Aroma Khas Aceh

Banda Aceh – Aceh kaya dengan keragaman budaya dan hasil alam. Aneka bunga khas yang harum menarik untuk diolah menjadi produk unggulan. Bertolak dari latar itulah, sejak 1 April 2015, sekelompok anak muda merintis sebuah produk dengan merek terdaftar “Minyeuk Pret” atau parfum.

Dodi, sang pengagas mengatakan Minyeuk Pret menjual aroma asli Aceh. Memanfaatkan sumber daya alam hayati yaitu minyak nilam terbaik yang berasal dari Aceh. “Saat itu pula produk parfum asal Aceh ini pertama kali diperkenalkan ke masyarakat,” katanya Selasa 19 Juli 2016.

Minyak wangi produk Aceh diharapkan menjadi lokomotif perusahaan parfum nasional yang memperkenalkan aroma Aceh untuk dunia. Dodi menjelaskan, pihaknya punya komitmen yang tinggi, berfokus pada kualitas terbaik serta menjadikan Minyeuk Pret begitu dekat dengan konsumen.

Sejak diluncurkan, Minyeuk Pret disebarkan ke seluruh Indonesia. Kini sudah bisa dinikmati oleh warga dari Sabang sampai Marauke. “Parfum juga kerap menjadi oleh-oleh bagi turis mancanegara yang berkunjung ke Aceh,” kata Dodi.

Kisah produk ini bermula dari pembicaraan sederhana di sebuah warung kopi di Banda Aceh, Desember 2014. Ide ini lahir dari sebuah pertanyaan; mengapa harus membeli parfum dari luar, sementara bahan bakunya, nilam terbaik dunia ada di negeri kita sendiri? Ironinya, minyak nilam telah dieksploitasi ratusan tahun oleh bangsa lain untuk digunakan sebagai bahan pembuat parfum.

Dari pemikiran itulah, komunitas anak muda itu melakukan pengujian dan beberapa eksperimen untuk menciptakan parfum sendiri yang sarat akan kekhasan budaya dan kekayaan alam Aceh.

Produk kemudian diproduksi di Lam Ara, Kacamatan Banda Raya, Banda Aceh dan menyedot tenaga kerja, juga menjadikan Lam Ara sebagai desa terpadu Banda Aceh, dan menjadi pilot project bagi gampong-gampong yang lain. “Kami telah bermitra dengan beberapa outlet di Banda Aceh.”

Kini tak sulit lagi menemukan Minyak Pret di Banda Aceh. Selain di tempat produksi Jalan Wedana 104, Lam Ara, parfu, khas Aceh itu juga dapat dijumpai di beberapa outlet seperti; Library Gift Shop Unsyiah, Pusaka Souvenir di Peunayong, Citra Souvernir di Lampineung, Chanting Souvenir di Batoh, dan Dekranas kota Banda Aceh. Di samping itu reseler atau agen Minyeuk Pret juga sudah tersebar di seluruh kabupaten/kota di Aceh, dan kota-kota besar di Indonesia.

Saat ini, Minyeuk Pret memiliki tiga aroma pilihan khas Aceh; Bunga Seulanga, Bunga Meulu, dan aroma Kopi yang khas. Silakan mencoba aroma Aceh. [AW|SAID]